CHAPTER 6
- Fungsi produksi adalah suatu konsep yang menunjukkan output maksimum yang dapat diproduksi dengan jumlah input tertentu.
Fungsi produksi pada :
- Hamburger
Input : jenis roti, jenis daging isian, saus, sambal, mustard, mayonaise,selada, mentimun, tomat, bawang Bombay
Output : banyaknya hamburger yang terjual
- Pangkas rambut
Input : jenis dan banyaknya gunting, alas, lokasi, tehnik memotong, pelayanan, shampo
Output : banyaknya pelanggan yang dating dan memotongkan rambutnya
- Komputer
Input : hardware, motherboard, memory, cd room, fitur tambahan, keyboard, software, program
Output : jenis dan bayaknya computer yang dipesan maupun terjual
- Konser
Input : panggung, sound system, pengisi acara, MC, lokasi, jenis musik, peralatan band, tiket masuk
Output : banyaknya pengunjung knser dan pemasukan dari penjualan tiket
- Pendidikan
Input : dosen atau guru, buku pelajaran, fasilitas pendidikan, metode pengajaran, lokasi, ruangan kelas
Output : tingkat prestasi setelah lulus, lumlah lulusan, jumlah siswa yang berminat mendaftar dan anusiasme murid baru
X | MARGINAL PRODUCT | AVERAGE PRODUCT | |
0 1 2 3 4 | 0 100 141,42 173,2 200 | 100 41,42 31,78 26,79 | 100 70,71 57,74 50 |
- a)
b) Berdasarkan angka yang tertera sudah dapat dilihat bahwa angka tersebut menunjukkan diminishing return pada jumlah pekerja. Dengan demikian agar funsi produksi ini dapat menjadikan hasil output yang meningkat maka perlu ditambahkan konstanta yang dalam hal ini membuat hasil yang didapat selalu lebih besar pada marginal product-nya.
- pipa 18 inchi
Produk total (X) | Produk marjinal | Produk rata – rata | |
10.000 20.000 30.000 40.000 50.000 | 86.000 114.000 134.000 150.000 164.000 | 2,8 2 1,6 1,4 | 8,6 5,7 4,47 3,75 3,28 |
- berdasarkan data pada no.3
- modal : uang kas
tenaga kerja : teman sekelas
bahan : roti, sosis, selada, keju, saus, mustard, mayones, kertas bungkus, alat masak, keripik kentang, cola kaleng, cola botol, gelas, es batu.
Jangka pendek : megurangi jumlah input dan produksi
Jangka panjang : mengganti jenis salah satu produksi atau input
- Tenaga kerja tenaga kerja
Hot dog hot dog
- karena gas adalah subtitusi dari minyak maka jika harga minyak naik dapat digantikan dengan gas.
gas
minyak
- Dengan adanya outlet dengan internet maka peran staf penjualan telah digantikan dengan system internet tadi.
Jml.karyawan
Penjualan buku
- Karena karyawan pekerja digantikan oleh teknologi computer maka karyawan yang menangani computer ditambah sebagai gantinya.
k.pekerja
k.operator
- Karyawan kesekretaritan dikurangi jumlahnya karena digantikan oleh computer yang dibeli karena kesuksesan pada karyawan keuangan.
k.sekret
komputer
- Diminishing return :
Produk marjinal tiap input akan turun meskipun jumlah dari input tersebut bertambah sementara input yang ain konstan
Decreasing return to scale:
Produksi akan menunjukkan skala hasil yang menurun ketika peningkatan semua input secara seimbang menyebabkan peningkatan output kurang dari proporsinal.
Karena diminishing return terjadi akibat perubahan salah satu jenis input dan input lain konstan sedangkan returns to scale terjadi akibat perubahan semua input secara seimbang.
- berdasarkan table pada buku diperlihatkan bahwa perubhan produk marjinal akibat perubahan input sehingga jika produk marjinal menurun maka input yang yang menyebabkan hal tersebut juga turun. Sedangkan produk rata – rata selalu lebih tinggi kaena factor yang mempengaruhi tidak memiliki pengaruh sebesar factor yang mempengaruhi produk marjinal.
- searah jarum jam 1 orang/bulan
adam
Network hub
2
8
3
7
4
6
5
COST OF JOINING | JOINING PERSON | ADDITIONAL PERSON | TOTAL JOINERS | TOTAL SOCIAL VALUE | |
1 | 4 | 1 | 1 | 2 | 5 |
2 | 4 | 1 | 2 | 3 | 9 |
3 | 4 | 1 | 3 | 4 | 13 |
4 | 4 | 1 | 4 | 5 | 17 |
5 | 4 | 1 | 5 | 6 | 21 |
6 | 4 | 1 | 6 | 7 | 25 |
7 | 4 | 1 | 7 | 8 | 29 |
8 | 4 | 1 | 8 | 9 | 33 |
9 | 4 | 1 | 9 | 10 | 37 |
10 | 4 | 1 | 10 | 11 | 41 |
JOINING PERSON | COST OF JOINING | ADDITIONAL PERSON | TOTAL JOINERS | TOTAL SOCIAL VALUE | |
1 | 6 | 4,5 | 1 | 7 | 10,5 |
2 | 6 | 4,5 | 2 | 8 | 16,5 |
3 | 6 | 4,5 | 3 | 9 | 22,5 |
4 | 6 | 4,5 | 4 | 10 | 28,5 |
5 | 6 | 4,5 | 5 | 11 | 34,5 |
6 | 6 | 4,5 | 6 | 12 | 40,5 |
7 | 6 | 4,5 | 7 | 13 | 46,5 |
8 | 6 | 4,5 | 8 | 14 | 52,5 |
9 | 6 | 4,5 | 9 | 15 | 58,5 |
10 | 6 | 4,5 | 10 | 16 | 64,5 |
- Metode diminishing return. Artinya semakin banyak semakin menurun sehingga kedua anggota tersebut tidak akan kemana mana
- Ted Williams : 7706 bats, 2654 hits, 1936 – 1960
- Batting average : 7706/(1960-1936)=321,0833
Hits average: 2654/ (1960-1936) =110, 5833
- 1959 batting average : (7706-310)/(1959-1936) = 321,565
1959 hits average: (2654-98)/(1959-1936)=111,13
- Karena batting average tahun 1960 lebih besar daripada 1959 maka lifetime average untuk 1959 akan naik/meningkat.
Q | FC | VC | TC | MC | AC | AFC | AVC |
0 1 2 3 4 5 6 7 8 | 145 145 145 145 145 145 145 145 145 | 0 30 55 75 105 155 225 315 425 | 145 175 200 220 250 300 370 460 570 | 30 25 20 30 50 70 90 110 | 0 175 100 73 63 60 62 66 71 | 0 145 73 48 36 29 24 21 18 | 0 30 28 25 26 31 38 45 53 |
- kurva MC memotong kurva VC dan AVC dikarenakan MC mempunyai sifat ketika berada di bawah AC akan menarik kurva AC ke bawah sehingga kurva AC akan selalu berada pada nilai minimal dikarenakan adanya kurva MC
Output | Land Input (acres) | Labor Input | Land Rent | Labor Wage | TC | FC | VC | AVC | MC | AC |
0 1 2 3 4 5 6 7 | 15 15 15 15 15 15 15 15 | 0 6 11 15 21 31 45 63 | 12 12 12 12 12 12 12 12 | 5 5 5 5 5 5 5 5 | 180 210 235 255 285 335 405 495 | 180 180 180 180 180 180 180 180 | 0 30 55 75 105 155 225 315 | 0 30 27,5 25 26,25 31 37,5 45 | 30 25 20 30 50 70 90 | 0 210 117,5 85 71,25 67 67,5 70,71429 |
Output | Land Input (acres) | Labor Input | Land Rent | Labor Wage | TC | FC | VC | AVC | MC | AC |
0 1 2 3 4 5 6 7 | 15 15 15 15 15 15 15 15 | 0 6 11 15 21 31 45 63 | 12 12 12 12 12 12 12 12 | 10 10 10 10 10 10 10 10 | 180 240 290 330 390 490 630 810 | 180 180 180 180 180 180 180 180 | 0 60 110 150 210 310 450 630 | 0 60 55 50 52,5 62 75 90 | 60 50 40 60 100 140 180 | 0 240 145 110 97,5 98 105 115,7143 |
Output | Land Input (acres) | Labor Input | Land Rent | Labor Wage | TC | FC | VC | AVC | MC | AC |
0 1 2 3 4 5 6 7 | 30 30 30 30 30 30 30 30 | 0 12 22 30 42 62 90 126 | 24 24 24 24 24 24 24 24 | 10 10 10 10 10 10 10 10 | 720 840 940 1020 1140 1340 1620 1980 | 720 720 720 720 720 720 720 720 | 0 120 220 300 420 620 900 1260 | 0 120 110 100 105 124 150 180 | 120 100 80 120 200 280 360 | 0 840 470 340 285 268 270 282,8571 |
- Penyimpangan
- AC akan diminimalkan jika MC berada pada titik terendah
Pembetulan : AC mencapai minimal ketika sama dengan MC yang meningkat
- Karena FC tidak berubah maka AFC konstan untuk tiap tingkat output
Pembetulan : karena biaya tetap toal itu konstan maka jika dibagi dengan output yang semakin meningkat maka kurva biaya tetap rata-rata terus menurun
- AC meningkat ketika MC meningkat
Pembetulan : AC meningkat ketika MC berada diatas AC
- Opportunity Cost dari pertambangan minyak di Yosemite Park nol karna tidak ada perusahaan yang berproduksi di sana
Pembetulan : Opportunity cost adalah biaya yang timbul karena barang/jasa yang tidak jadi dilaksanakan sehingga biaya tersebut tetap ada walaupun tidak ada yang diproduksi sementara perusahaannya masih ada
- Sebuah perusahaan meminimalkan biaya jika perusahaan mengeluarkan biaya yang sama untuk setiap input
Pembetulan : Untuk mencapai biaya terendah perusahaan harus membayar biaya total serendah mungkin untuk setiap input yang diperlukan meskipun tidak sama.
APPENDIX TO CHAPTER 7
- Hal tersebut terjadi karena rasio utilitas marjinal dari upah pekerja dan harga input meningkatkan nilai tangensi.
Serikat buruh bisa menyadari hubungan ini tapi bisa juga tidak.
- P = $18 ; Q = 346 Fungsi produksi Q= 100√(2LA)
Berdasarkan figure dan data pada buku dapt disimpulkan bahwa pada tingkat harga $18 kombinasi input lahan : tenaga kerja = 6 :1
692=100√(2.LA)
2LA=6,922
LA=48/2
LA=24
Kombinasi factor menjadi 1-24:2-12:3-8:4-6(meningkat tiap inputnya)
Tidak dapat
No comments:
Post a Comment